SINOPSIS BUKU FIXI : GARAM by RUWI MEITA

GARAM

Seorang pemain piano di Surabaya ditemui mati, terduduk di depan pianonya, dengan bibir terjahit. Biji matanya dicungkil, meninggalkan lubang hitam yang amat mengerikan. Rambut palsu merah panjang menutupi kepalanya. Sementara otak dan organ-organ tubuhnya telah dikeluarkan secara paksa.
Kulitnya pucat seputih garam. Tidak, tidak sekadar seputih garam. Tapi, seluruh tubuhnya itu benar-benar dilumuri adunan garam.
Inspektor Kiri Lamari, penyiasat kes ini, terus dihantui lubang hitam mata pemain piano. Mata yang mengingatkan Kiri Lamari akan mata ibunya. Yang juga dia temui tak bernyawa puluhan tahun lalu.
Garam? Kenapa garam?

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...